Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Satu Nafas Sumatra, Dari Kuningan Mengalir Solidaritas, Dari Budaya Tumbuh Kepedulian
Berita

Satu Nafas Sumatra, Dari Kuningan Mengalir Solidaritas, Dari Budaya Tumbuh Kepedulian

By admin_kartini
Desember 29, 2025
0

KARTINI (Kuningan) — Bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara di Sumatra yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor diwujudkan melalui kegiatan “Satu Nafas Sumatra”, yang dilaksanakan pada Sabtu (28/12/2025), pukul 07.00–11.00 WIB, bertempat di Pandapa Paramarta, Kabupaten Kuningan.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas komunitas yang melibatkan lebih dari 20 komunitas, dan diinisiasi oleh Yayasan Hibar Budaya Nusantara. Aksi ini tidak hanya menjadi ruang solidaritas kemanusiaan, tetapi juga seruan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari keberlanjutan kehidupan.

Acara Satu Nafas Sumatra turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, DR. H. Toto Toharudin, M.Pd, MH., unsur Sekretariat Daerah (Setda), serta Danramil Kuningan, sebagai bentuk dukungan pemerintah dan aparat terhadap gerakan kemanusiaan berbasis komunitas dan budaya.

Rangkaian acara diisi dengan berbagai penampilan seni dan budaya, di antaranya angklung buncis, pembacaan puisi, musik eksperimental, serta berbagai ekspresi seni lainnya yang mengangkat nilai empati, solidaritas, dan refleksi ekologis.

Salah satu momen paling mengharukan adalah persembahan dari Wihendar Local Musica, berupa flash mob menyanyikan lagu “Padamu Negeri”, yang menggugah emosi dan kebersamaan seluruh peserta.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan video conference (VC) dengan masyarakat Aceh Tamiang, sebagai ruang temu batin dan penyampaian langsung suara dari wilayah terdampak bencana, memperkuat ikatan emosional antara masyarakat Kuningan dan Sumatra.

Dalam pernyataannya, Tulang, Ketua Yayasan Hibar Budaya Nusantara, menegaskan bahwa bencana yang terjadi harus dibaca sebagai peringatan bersama:

“Leuweung teu meunang di lebur, lebak teu meunang di ruksak. Ieu mangrupakeun pepatah ti kokolot Sunda anu kudu urang pageuh keukeuh. Lamun urang hayang alam tetep lestari, maka aturan karuhun ieu teu meunang dipopohokeun. Gunung Ciremai téh lain ukur gunung, tapi titipan pikeun anak incu, ulah diruksak.”

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Satu Nafas Sumatra tidak hanya dimaknai sebagai aksi kepedulian kemanusiaan, tetapi juga sebagai peringatan (warning) bagi masyarakat Kabupaten Kuningan untuk semakin waspada dan bijak dalam menjaga lingkungan. Bencana bukan semata peristiwa alam, melainkan cermin dari relasi manusia dengan alam yang harus terus diperbaiki.

Yayasan Hibar Budaya Nusantara berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik gerakan berkelanjutan, memperkuat solidaritas antarwilayah, serta menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga alam adalah menjaga kehidupan bersama. (vr)

Tags:

Kadis SosialYayasan Hibar Budaya
Author

admin_kartini

Other Articles
person putting candle in church
Previous

Kaleidoskop 2025,  Merajut Makna dari Jejak Waktu, Menyemai Harapan Menuju 2026

Next

Dari Sawah ke Wirausaha, Magang Usaha Tani Cetak Petani Muda Mandiri di Kuningan

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho