Cetak Generasi BERSEKA, LKKS Kuningan Luncurkan Panduan Kolaboratif Pendidikan Karakter
KARTINI (Kuningan) – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi pijakan penting bagi Kabupaten Kuningan dalam memperkuat fondasi karakter generasi muda. Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan secara resmi meluncurkan gerakan kolaboratif bertajuk “Bunda El untuk Ananda” di Pandapa Paramarta, Sabtu (2/5/2026).
Gerakan ini bukan sekadar seremoni. Bersamaan dengan peluncuran tersebut, LKKS juga merilis modul dan buku panduan praktis yang ditujukan bagi guru, orang tua, hingga siswa di tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat se-Kabupaten Kuningan. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata membentuk generasi BERSEKA (Berkarakter, Sehat, dan Berprestasi).

Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, menegaskan bahwa penguatan literasi keluarga adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan sosial yang kian dinamis.
“Rumah adalah sekolah pertama, dan orang tua adalah guru terbaik bagi anak. Karena itu, penguatan peran keluarga menjadi fondasi utama dalam membangun karakter generasi masa depan,” ujar Hj. Ela usai mengikuti upacara Hardiknas.
Menurutnya, buku panduan tersebut disusun secara holistik. Di dalamnya mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari penanaman nilai moral, pembangunan pergaulan sehat, penjagaan kesehatan mental, hingga langkah preventif terhadap ancaman nyata seperti bullying, kekerasan, dan penyalahgunaan narkoba.

Menyadari bahwa tantangan sosial remaja saat ini tidak bisa diselesaikan sendiri, LKKS Kuningan membangun “jaring pengaman” melalui kolaborasi lintas sektoral. Gerakan ini melibatkan sinergi dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, DPPKBP3A, BNNK, hingga Kementerian Agama. Kerja sama ini ditujukan untuk memperkuat sistem deteksi dini terhadap berbagai ancaman, seperti perundungan hingga penyalahgunaan narkoba, yang sering kali mengintai di lingkungan sekolah maupun pergaulan bebas.
Menutup keterangannya, Ketua LKKS ini menyampaikan apresiasi mendalam bagi seluruh pihak yang telah bahu-membahu mewujudkan gerakan ini. Ia meyakini bahwa dengan komitmen kolektif, masa depan anak-anak di Kabupaten Kuningan akan lebih terjamin. “Ini adalah langkah kita bersama. Semoga ketulusan kita dalam membimbing mereka menjadi jalan pembuka bagi kesuksesan dan keberkahan generasi penerus bangsa di masa depan,” pungkasnya dengan penuh optimisme. (vr)***










