Bupati Dian Puji Jejak Keteladanan Dr. Asrori dan Ajak Syafruddin Perkuat Ketahanan Keluarga

KARTINI (Kuningan)  – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Ruang Tunggu Sidang Utama Pengadilan Agama (PA) Kuningan Kelas IA pada Senin (18/5/2026). Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., hadir langsung dalam acara pisah sambut Ketua Pengadilan Agama Kuningan yang menjadi momen penting bagi penguatan sinergi lintas institusi di daerah tersebut.

Acara ini digelar sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi Dr. Drs. H. Asrori, S.H., M.H., C.Md, yang mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Sekaligus, momen ini menjadi ajang penyambutan bagi Syafruddin, S.Ag., M.Si, yang kini resmi mengemban amanah sebagai Ketua PA Kuningan Kelas IA yang baru.

Dalam sambutannya, Bupati Dian Rachmat Yanuar menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian Dr. Asrori selama memimpin PA Kuningan. Menurut Bupati, berbagai inovasi dan terobosan yang telah dilakukan terbukti membawa manfaat nyata bagi pelayanan masyarakat.

“Yang akan dikenang oleh staf dan masyarakat adalah jejaknya. Jejak tentang prestasi, jejak tentang keteladanan seorang pemimpin yang menghadirkan keteduhan, keramahtamahan namun tetap tegas,” ujar Bupati Dian.

Ia menilai, di bawah kepemimpinan Dr. Asrori, PA Kuningan berhasil menciptakan iklim pelayanan yang humanis, serta mampu memperkuat peran lembaga peradilan dalam menjaga harmoni sosial dan ketahanan keluarga di Kuningan.

Berpindah kepada pejabat baru, Bupati Dian menaruh harapan besar kepada Syafruddin, S.Ag., M.Si. Ia mengajak Ketua PA yang baru untuk langsung tancap gas dan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan, khususnya dalam mengintervensi isu-isu sosial yang krusial.

Bupati menekankan bahwa Pengadilan Agama memiliki peran strategis yang tidak hanya terbatas pada memutus perkara di persidangan, melainkan juga dalam membentengi moral masyarakat. Sinergi yang kuat sangat dibutuhkan untuk menekan angka pernikahan usia dini dan tingginya angka perceraian di wilayah Kuningan.

“Ketahanan keluarga menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah. Karena itu sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan lembaga peradilan harus terus diperkuat,” tegasnya.

Di sela-sela acara, Bupati Dian juga memberikan pujian terhadap kondisi infrastruktur kantor PA Kuningan Kelas IA. Ia menilai gedung dan fasilitas yang ada saat ini sangat megah, bersih, dan representatif sebagai pusat pelayanan publik bagi masyarakat yang mencari keadilan.

Acara pisah sambut ini diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dan foto bersama. Turut hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kuningan, tokoh agama, jajaran Kementerian Agama, perwakilan Baznas, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (vr)***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *