Bukti Perhatian Besar BI Cirebon pada Industri Kopi, Talenta Kuningan Borong Gelar Juara dan Produk Best Quality di Trikarsa Festival 2026
KARTINI (Cirebon) — Bentuk perhatian dan komitmen besar Bank Indonesia terhadap penguatan komoditas lokal kembali membuah hasil nyata. Dalam perhelatan Trikarsa Fest 2026 yang berlangsung pada 14–17 Agustus 2026 di Grage Mall Cirebon, industri perkopian di wilayah lereng Gunung Ciremai tidak hanya terbukti semakin naik kelas hingga menembus pasar internasional, tetapi juga sukses melahirkan talenta-talenta perkopian berprestasi.
Perhatian Bank Indonesia yang berkesinambungan dalam mendampingi para pelaku usaha kopi dari hulu ke hilir—mulai dari peningkatan kapasitas budidaya, standardisasi pengolahan, pemetaan potensi ekspor, hingga penyediaan panggung promosi—menjadi motor penggerak utama pesatnya perkembangan ekosistem kopi di daerah.

Dalam kompetisi perkopian yang menjadi salah satu sorotan utama di Trikarsa Fest 2026, para pegiat kopi asal Kabupaten Kuningan tampil mendominasi panggung juara. Di antaranya adalah Muhammad Muis dari Desa Cipasung, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, yang berhasil menyabet Juara 1 Lomba Manual Brew. Masih dari desa yang sama, Elda Aulia Pahlevi sukses mengamankan posisi Juara 3 Roasting Coffee Champions.
Tak hanya dari segi keterampilan SDM, keunggulan mutu produk kopi lokal juga dibuktikan oleh Merta Coffee dari Desa Karangsari, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan dan Kopi Cakra Buana Panimunan dari Kabupaten Majalengka yang berhasil meraih predikat 2 Produk Best Quality versi Trikarsa Fest 2026.

Pencapaian luar biasa ini tak terlepas dari peran Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Java Buana Ciremai, yang menjadi wadah kolaborasi dan pembinaan bagi para pelaku kopi di dua daerah penyangga utama Gunung Ciremai, yakni Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka. Berkat kerja sama harmonis antara MPIG dan Bank Indonesia, Kopi Java Buana Ciremai kini telah mengantongi pengakuan internasional berkat profil rasa yang khas, kualitas konsisten, serta prinsip budidaya yang berkelanjutan.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian prestisius para pemenang serta konsistensi MPIG Java Buana Ciremai dalam mengawal kualitas kopi lokal. Menurutnya, kompetisi yang digelar di Grage Mall Cirebon ini dirancang khusus oleh BI untuk memacu daya saing SDM dan produk kopi lokal agar siap bersaing di kancah global.

“Bank Indonesia memiliki perhatian yang sangat besar terhadap sektor perkopian karena potensinya yang luar biasa sebagai penggerak ekonomi daerah dan komoditas ekspor. Keberhasilan para juara seperti Muhammad Muis, Elda Aulia Pahlevi, hingga raihan produk berkualitas dari Merta Coffee dan Cakra Buana Panimunan menunjukkan bahwa hasil pendampingan dan pembinaan kita mampu melahirkan SDM serta produk yang bersaing di level tertinggi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua MPIG Java Buana Ciremai, Taufik Hernawan menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian dan peran besar Bank Indonesia Cirebon yang secara konsisten merawat serta memajukan ekosistem perkopian dari hulu hingga hilir di wilayah Kuningan dan Majalengka.

“Dukungan penuh dan perhatian besar dari Bank Indonesia Cirebon menjadi kunci utama transformasi Kopi Java Buana Ciremai. Tanpa pendampingan dan ruang yang disediakan oleh BI, sulit bagi para petani dan pegiat kopi di desa-desa seperti Cipasung dan Karangsari untuk menunjukkan potensinya di tingkat regional maupun internasional. Sinergi ini terbukti mampu membawa kopi kita naik kelas sekaligus menyejahterakan para pelaku kopi di Kuningan dan Majalengka,” ungkap Opik sapaan akrabnya.
Dengan lahirnya para juara dan produk unggulan di Trikarsa Fest 2026 serta pengakuan di pasar internasional, Kopi Java Buana Ciremai kian optimis memperluas pasar ekspor dan membawa harum nama daerah di peta perkopian dunia. (vr)**










