Lautan Warga Penuhi D’Jons Pool, Membedah Alasan “Fit & Fun” Kuningan Sukses Sedot Ribuan Peserta
KARTINI (Kuningan) — Ribuan warga Kabupaten Kuningan memadati kawasan D’Jons Pool, Sabtu (29/8/2026) pagi. Melalui ajang Fit & Fun: Gowes Sehat dan Senam Kuningan Melesat yang diinisiasi Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), pesta kebugaran gratis ini sukses menyatukan lintas komunitas—mulai dari pesepeda, pelajar, organisasi kepemudaan, hingga aparatur pemerintah daerah.
Kehadiran ribuan peserta sejak pukul 07.00 WIB ini memperlihatkan fenomena menarik. Olahraga masal tak lagi diperlakukan sebagai agenda seremonial kaku, melainkan telah bergeser menjadi ruang ekspresi dan gaya hidup publik.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, S.Sos. (Bunda Ela), yang hadir membuka acara menegaskan pentingnya pergeseran paradigma masyarakat terhadap kebiasaan fisik.

“Di zaman yang serba cepat ini, sehat bukan lagi sekadar pajangan media sosial, tapi sudah jadi investasi jangka panjang. Tinggalkan kebiasaan mager (malas bergerak). Sehat itu vibe-nya mahal, tapi memulainya sangat sederhana,” ujar Bunda Ela di hadapan lautan peserta.
Plt. Kepala Disporapar Kabupaten Kuningan, Aris Susandi, S.T., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari akselerasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) serta strategi mendongkrak partisipasi olahraga warga secara inklusif.
Keberhasilan menyedot massa dalam jumlah besar tak lepas dari pengemasan acara yang adaptif. Pemkab Kuningan menggratiskan seluruh rangkaian kegiatan dan menggandeng pihak swasta untuk menyediakan stimulus berupa doorprize bernilai besar—mulai dari paket Umroh sebagai hadiah utama, motor listrik, sepeda gunung (MTB), hingga berbagai alat rumah tangga.
“Kegiatan ini dikemas santai dan terbuka. Selain memberi manfaat kebugaran jasmani, ini jadi sarana efektif mempererat silaturahmi antara pemerintah, komunitas, dan warga,” jelas Aris.

Di balik riuhnya senam bersama dan pelepasan rombongan gowes, momentum ini menaruh tantangan tersendiri bagi Pemkab Kuningan. Ajang olahraga masal berhadiah besar kerap kali hanya menjadi “pesta satu hari” jika tidak diimbangi dengan penyediaan prasarana olahraga publik yang memadai di tingkat kecamatan maupun desa.
Bunda Ela pun menyoroti bahwa peran keluarga menjadi benteng utama agar kebiasaan bergerak ini tidak berhenti di area D’Jons Pool saja.
“Jangan berhenti ketika acara selesai. Dari keluarga yang sehat dan aktif, akan tumbuh masyarakat yang kuat, produktif, dan membawa Kuningan semakin melesat,” pungkasnya.
Tumpah ruahnya ribuan warga pagi ini menjadi sinyal positif bagi Pemkab Kuningan. Tugas pemerintah selanjutnya adalah memastikan antusiasme di ruang digital dan ruang terbuka ini bertransformasi menjadi kultur hidup sehat yang konsisten di tengah masyarakat. (vr)**










