Lebih dari Sekadar Estetika, Mahasiswa DKV Uniku Didorong Jadi Motor “Branding” Daerah dan UMKM Kuningan

KARTINI (Kuningan) — Pameran Portofolio Luminexus 2026 yang digelar oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Kuningan (Uniku), Selasa (23/6/2026), membawa pesan penting bagi masa depan ekonomi kreatif di Kabupaten Kuningan. Acara yang memamerkan karya dari 52 mahasiswa ini tidak lagi dipandang sebatas pemenuhan tugas kuliah, melainkan sebagai unjuk kesiapan para “arsitek visual” dalam membangun citra daerah.

Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., yang membuka acara tersebut secara resmi, menyoroti bagaimana peran desain komunikasi visual telah bergeser menjadi instrumen strategis pembangunan, khususnya dalam memperkuat daya saing lokal.

“Desain yang baik mampu mengangkat produk UMKM menjadi lebih berdaya saing, memperkenalkan potensi wisata kepada dunia, serta membangun citra daerah yang kuat dan membanggakan,” ujar Wabup Tuti saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.

Filosofi di balik nama LuminexusLumi (cahaya) dan Nexus (keterhubungan)—menjadi cerminan bagaimana kreativitas mahasiswa diharapkan mampu menjadi jembatan yang menghubungkan ide-ide akademis dengan realitas kebutuhan pasar dan masyarakat.

Ketua Pelaksana, Pavitra Ilham, menjelaskan bahwa pameran ini merupakan hasil dari mata kuliah Portofolio dan Manajemen DKV. Melalui ruang ini, mahasiswa tidak hanya diuji secara teknis, tetapi juga dilatih kesiapan mentalnya untuk masuk ke dalam industri profesional dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Tantangan visual di era digital ini juga dijawab oleh pihak universitas. Wakil Rektor III Uniku, Prof. Dr. Agus Yadi Ismail, S.Hut., M.Si., menegaskan bahwa Fakultas Ilmu Komputer terus membekali mahasiswanya dengan ekosistem teknologi mutakhir, mulai dari Internet of Things (IoT) hingga Artificial Intelligence (AI).

Uniku secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi penuh dengan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mengelaborasi potensi daerah lewat inovasi berbasis teknologi dan SDM unggul.

Pameran ini menjadi sinyal kuat bahwa Kuningan tidak kekurangan talenta muda untuk bertransformasi di era digital. Seperti yang ditegaskan di akhir sambutan Pemkab, mahasiswa DKV saat ini bukan lagi sekadar calon desainer, melainkan para pencerita zaman (storytellers) yang akan membentuk wajah masa depan Kuningan agar lebih modern, kreatif, dan mampu bersaing di kancah global. (vr)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *