Skip to content
-
Berlangganan buletin kami & jangan pernah ketinggalan postingan terbaik kami. Berlangganan Sekarang!
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

Kartini Kuningan Kartini Kuningan Kartini Kuningan

Phalosa Inspiratif

  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
  • Home
  • Berita
    • Politik & Pemerintahan
    • Sosial Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Seni & Budaya
  • Kuliner
  • Opini
  • Profil
  • Wisata
  • Roman
  • Quotes
  • Tentang Kami
Close

Search

  • Facebook
  • instagram
  • Tiktok
  • youtube
Home/Berita/Di Balik Kartu BPJS, Petani dan Pedagang Kecil di Kuningan Kini Tak Lagi Bekerja dalam Kekhawatiran
BeritaKesehatanSosial Ekonomi

Di Balik Kartu BPJS, Petani dan Pedagang Kecil di Kuningan Kini Tak Lagi Bekerja dalam Kekhawatiran

By admin_kartini
Oktober 16, 2025
0

KARTINI (Kuningan)  — Bagi Romli, pedagang cilok dari Desa Ciniru, bekerja sehari-hari di jalanan bukan sekadar mencari nafkah, tapi juga menghadapi risiko yang tak bisa diprediksi. Kini, rasa khawatir itu perlahan memudar setelah ia menerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan yang menjamin perlindungan kecelakaan kerja dan kematian.

“Saya tidak pernah tahu kalau terjadi musibah, tapi sekarang ada jaminan. Rasanya lebih tenang,” ujar Romli dengan senyum lega usai menerima kartu secara simbolis di Aula Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Selasa (15/10/2025).

Rasa aman yang dirasakan Romli juga dirasakan para petani seperti Emo, warga Desa Jalaksana yang menggantungkan hidup dari panen cengkeh dua tahunan. Ia mengaku, jaminan ini membuatnya lebih berani dan fokus bekerja di kebun. “Kalau ada kecelakaan saat panen, sudah ada yang menjamin. Kami merasa lebih aman,” katanya.

Sebanyak 3.247 pekerja rentan, termasuk petani tembakau dan cengkeh di Kabupaten Kuningan, kini telah terdaftar dalam program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui pendanaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.

Program ini memberikan dua manfaat utama bagi peserta, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). JKK menanggung seluruh biaya pengobatan hingga sembuh jika peserta mengalami kecelakaan kerja, sedangkan JKM memberikan santunan bagi ahli waris serta beasiswa pendidikan bagi dua anak hingga perguruan tinggi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, Guruh Irawan Zulkarnaen, menyebutkan bahwa pemerintah daerah mengalokasikan Rp 218,19 juta dari DBHCHT 2025 untuk membiayai iuran BPJS bagi para pekerja di 10 kecamatan dan 83 desa.

Langkah ini mendapat apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cirebon, yang menilai kebijakan tersebut sejalan dengan upaya nasional melindungi pekerja sektor informal.

“Pemerintah daerah berperan besar dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi petani dan pedagang kecil,” ujar Kepala Cabang, Ahmad Faisal Santoso.

Bagi para pekerja seperti Romli dan Emo, jaminan sosial ini bukan sekadar program pemerintah, tetapi benteng kecil yang menumbuhkan rasa aman dan harapan di tengah ketidakpastian hidup. (vr)

Tags:

BPJSbupati kuninganDesa Manis Kidul
Author

admin_kartini

Other Articles
Previous

FGD MPIG Bahas Percepatan Pengajuan Indikasi Geografis Kopi Arabika, Bentuk Tim Kecil dan Sepakati Logo Bersama

Next

Pemkab Kuningan Gandeng Bank BJB, Kucurkan Pinjaman Rp74 Miliar untuk Percepatan Pembangunan Daerah

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kartini Kuningan adalah media portal berita independen yang menghadirkan informasi tepercaya, aktual, dan mendalam seputar dinamika Kabupaten Kuningan hingga beragam peristiwa penting di tingkat nasional.

Mengusung slogan "Phalosa Inspiratif", kami berkomitmen menjadi ruang informasi yang tak hanya menceritakan fakta, tetapi juga memancarkan cahaya inspirasi (phalosa) bagi masyarakat. Kami percaya bahwa setiap berita, kisah lokal, dan dinamika daerah memiliki potensi untuk mengedukasi, menginspirasi, serta mendorong perubahan positif.

  • Facebook
  • X
  • Instagram
  • LinkedIn
Copyright 2026 — Kartini Kuningan. All rights reserved. Theme By Derijck Nugroho