Perkuat Nilai-Nilai Kemanusiaan, Komunitas JAI Rutin Donor Darah

KARTINI (Kuningan) – Sebagai komunitas yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, warga JAI Manislor secara rutin mengadakan kegiatan donor darah setiap bulan.

Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia Cabang Kabupaten Kuningan yang sangat memerlukan ketersediaan darah dari berbagai golongan darah sehingga kebutuhan darah dapat terpenuhi.

Pada Jum’at 13 Februari 2026 bertempat di Komplek SMP Amal Bakti Manislor puluhan warga Manislor yang terdiri dari komunitas JAI mengadakan kegiatan donor darah rutin, pada kesempatan tersebut tercatat ada 23 orang pendonor laki-laki dan ada 59 orang pendonor darah Perempuan.

Akan tetapi karena satu dan lain hal dari 59 pendonor darah Perempuan hanya 55 pendonor darah Perempuan yang bisa diambil darahnya sehingga dalam satu hari tersebut dapat terkumpul 78 kantong darah yang disumbangkan dari warga JAI Manislor Kuningan padahal PMI sendiri hanya menargetkan 75 kantong darah saja pada kegiatan tersebut.

Tentunya merupakan hal yang luar biasa karena jarang terjadi sebuah kegiatan donor darah dapat melampaui target yang dicanangkan.

Menurut Koordinator Pendonor Darah, Warga Manislor, Iim, bahwa dengan donor darah tingkat kesehatan warga semakin baik karena ternyata kegiatan donor darah memiliki efek yang baik buat kesehatan tubuh. Disamping itu, donor darah juga mendidik kita untuk memiliki rasa empati yang tinggi terhadap sesama.

Juga menumbuhkan rasa saling tolong menolong tanpa memandang golongan, ras, agama maupun suku karena kegiatan donor darah merupakan murni kegiatan kemanusiaan yang menjadi tanggungjawab semua manusia.

“Kami tidak pernah berfikir darah yang kami donorkan ini akan berlabuh di tubuh siapa, kami hanya berfikir bagaimana menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama dengan penuh ketulusan dan keikhlasan,” ujar Iim.

Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Manislor memang cukup dikenal dengan kegiatan-kegiatan kemanusiaan. Selain kegiatan donor darah yang secara rutin dilaksanakan oleh warga komunitas. Disana juga terdapat Bank Mata Indonesia yang siap melaksanakan warga yang sudah mewasiatkan untuk mendonorkan kornea matanya setelah meninggal kelak.

Menurut data yang dilaporkan terdapat 2.100 warga JAI yang sudah mewasiatkan untuk mendonorkan kornea matanya. “Bank Mata Indonesia Cabang Kuningan ini tidak hanya menerima pendonor dari warga Jemaat Ahmadiyah akan tetapi untuk umum, siapapun boleh mendaftarkan dirinya untuk mendonorkan kornea matanya dalam Upaya beramal bakti untuk kemanusiaan walaupun jasad kita sudah dinyatakan meninggal dunia, “ ujar Rusdi Ketua Bank Mata Indonesia Cabang Kuningan. (Nana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *