Atasi Ketergantungan Gadget, Mahasiswa KKN UM Kuningan Luncurkan Program Gerbang Ilmu untuk Anak-anak Desa Jamberama
KARTINI (Kuningan) – Kepedulian terhadap menurunnya minat baca anak akibat penggunaan gadget yang semakin tinggi diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Kuningan melalui program kerja bertajuk Gerbang Ilmu (Gerakan Belajar dan Gemar Membaca). Program tersebut resmi dilaksanakan perdana pada Sabtu (1/8/2026) sore di Posko KKN Desa Jamberama.
Gerbang Ilmu hadir sebagai ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak usia Sekolah Dasar (SD). Program ini bertujuan menumbuhkan kembali minat baca, meningkatkan semangat belajar, sekaligus mengajak anak memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang lebih positif dibandingkan bermain gadget secara berlebihan.
Pelaksanaan perdana mendapat sambutan hangat dari anak-anak di sekitar Posko KKN Desa Jamberama. Sejak sore hari, mereka berdatangan untuk mengikuti berbagai kegiatan yang telah disiapkan oleh mahasiswa KKN. Suasana berlangsung penuh semangat dan keceriaan, terlihat dari antusiasme anak-anak saat mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN mendampingi anak-anak mengikuti bimbingan belajar, membaca buku bersama, serta berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk melatih kemampuan membaca, berpikir, dan berkomunikasi. Pendekatan yang santai dan edukatif membuat anak-anak lebih aktif berpartisipasi selama kegiatan berlangsung.
Program Gerbang Ilmu menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung tumbuhnya budaya literasi di lingkungan desa. Selain memberikan pendampingan belajar, program ini juga diharapkan menjadi salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget yang kini semakin sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Kuningan berkomitmen menjadikan program Gerbang Ilmu sebagai kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap hari Sabtu sore selama masa pengabdian di Desa Jamberama. Melalui kegiatan yang berkelanjutan ini, diharapkan anak-anak memiliki ruang belajar yang menyenangkan, semakin gemar membaca, serta mampu membangun kebiasaan positif yang bermanfaat bagi perkembangan mereka di masa depan.
Dengan dukungan masyarakat dan orang tua, program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi di Desa Jamberama. Melalui kebiasaan belajar dan membaca yang terus ditanamkan, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kreatif, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa meninggalkan kebiasaan membaca dan belajar. (vr)**










