Bukan Demo, Buruh Kuningan Pilih ‘Diplomasi Tenis’ untuk Jaga Keharmonisan Industrial
KARTINI (Kuningan) – Ada cara berbeda yang dipilih para pekerja di Kabupaten Kuningan dalam memperingati Hari Buruh Internasional (May Day). Alih-alih turun ke jalan dengan aksi demonstrasi konvensional, DPC KSPSI AGN Kabupaten Kuningan memilih jalur diplomasi olahraga lewat Turnamen Tenis Mayday AGN Cup 2026 di Lapangan Tenis Korpri, Sabtu (6/6/2026).
Turnamen yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, SH., M.Kn., ini menjadi panggung unik di mana buruh, pengusaha, aparat keamanan, dan pemerintah duduk bersama dan bertanding dalam atmosfer yang sehat.
Ketua Panitia, Uton Subehi, menegaskan bahwa turnamen yang diikuti oleh 8 tim dengan sistem gugur (knockout) ini merupakan komitmen serikat pekerja untuk membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
“Kami meyakini bahwa olahraga menjadi media yang sangat efektif untuk membangun komunikasi dan mempererat persaudaraan antara pekerja, pengusaha, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Uton.

Langkah cerdas kaum buruh ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani. Menurutnya, tensi tinggi dalam dunia kerja atau organisasi bisa dicairkan melalui filosofi olahraga tenis.
Wabup Tuti menilai olahraga tenis mengajarkan banyak hal yang relevan dengan dunia kerja, mulai dari disiplin dan konsistensi, fokus pada setiap poin dan berjuang hingga game terakhir dan mental juara yang menjunjung tinggi etika dan sportivitas.
“Turnamen ini bukan sekadar ajang memperebutkan kemenangan di atas lapangan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat sinergi dan membangun semangat kebersamaan antara pemerintah, pekerja, dan dunia usaha,” tutur Wabup Tuti dalam sambutannya.

Kehadiran para pejabat penting dalam pembukaan turnamen ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap metode diplomasi olahraga ini. Tampak hadir di lokasi Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Ketua KONI Kabupaten Kuningan, Wakapolres Kuningan & Perwakilan Kodim 0615/Kuningan dan Jajaran Pengurus PELTI.
Sebagai simbolis dimulainya kompetisi yang digelar hingga Minggu (7/6/2026) ini, Wabup Tuti bersama para tamu undangan melakukan first service di lapangan. Melalui momentum ini, Kuningan memperlihatkan model baru dalam merayakan May Day—sebuah selebrasi yang tidak hanya menuntut hak, tetapi juga mencetak atlet potensial dan merajut kebersamaan demi kemajuan daerah. (vr)**










